Troso, 14 Februari 2026 – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) wilayah Pecangaan, Kalinyamatan, dan Welahan sukses menyelenggarakan Workshop Penguatan Implementasi Kurikulum Madrasah KMA 1503. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, yaitu Bapak Fadloli, S.Pd.I. dan Ibu Hj. Nur Faizah, S.Pd.I., serta secara resmi dibuka oleh Ibu Hj. Khoriyah, M.Pd.
Workshop ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Madrasah sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Kurikulum Madrasah. Para peserta yang terdiri dari kepala madrasah dan guru MI tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir.
Dalam sambutannya, Ibu Hj. Khoriyah, M.Pd. menegaskan bahwa implementasi Kurikulum Madrasah bukan sekadar menjalankan regulasi, melainkan bagian dari transformasi pendidikan yang harus dijalankan dengan kesungguhan, kreativitas, dan kolaborasi.
Pada sesi materi pertama, Bapak Fadloli, S.Pd.I. memaparkan secara mendalam tentang filosofi dan kerangka dasar Kurikulum Madrasah KMA 1503. Beliau menekankan pentingnya perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada capaian kompetensi, diferensiasi pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap mata pelajaran.
Sementara itu, Ibu Hj. Nur Faizah, S.Pd.I. menguatkan materi melalui praktik penyusunan perangkat ajar, analisis capaian pembelajaran (CP), serta strategi asesmen yang autentik dan berkelanjutan. Peserta diajak untuk berdiskusi dan melakukan simulasi penyusunan perangkat pembelajaran yang selaras dengan regulasi terbaru.
Kegiatan berlangsung dengan berdiskusi kelompok yang produktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang aplikatif.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun madrasah yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjawab tantangan zaman. Melalui penguatan implementasi KMA 1503, KKMI Pecangaan, Kalinyamatan, dan Welahan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan komitmen tindak lanjut di masing-masing madrasah. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam workshop ini menjadi bukti bahwa madrasah terus bergerak maju demi mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.
Oleh : IL

